27/04/2024

Bakal kenangan

Seharian ini ada beberapa acara di sekolah, salah satunya acara pameran dan gelar karya P5 murid semester akhir. Tidak terasa, hari ini mereka sedang penilaian performa seni budaya (kelas 6.1 - 6.6, & 4.11) dan prakarya (kelas 6.7-6.10). Tiap kelas memamerkan hasil karya yang sudah mereka buat selama setahun yang berisi produk hasil pelajaran seni budaya atau prakarya beserta hasil Projek P5 mereka. Tiap kelas juga rata-rata memiliki booth untuk berfoto.

Sebenarnya, tahun ini saya tidak mengajar seluruh jenjang semester akhir. Hanya 3 kelas yang saya ajar, tetapi 7 kelas yang lain pernah saya ajar sebelumnya. Ada yang hanya sekitar 3 mingguan, sampai ada yang pernah saya ajar satu tahun. Jadi, saat saya mengunjungi kelas mereka, syukurlah mereka masih mengingat saya walaupun saya tidak mengingat nama mereka satu persatu.

25/04/2024

Masih penghujan

Beberapa waktu yang lalu, kemarin atau dua hari yang lalu saya menulis komentar di salah satu saluran* instagram yang dibuat rekan bookstagram dan beranggotakan sekitar tujuh puluhan orang. Admin bercerita tentang harinya, dan saya mengomentari dengan kalimat,"hujan turun tapi tetep panas, mungkin kemarau sudah di depan mata." Ternyata, beliau juga membalas komentar dengan hal senada.

17/04/2024

Kabar menyedihkan

Pagi tadi, ada briefing mendadak terkait dengan keputusan terbaru berkaitan dengan bupati kota saya tinggal. Kurang lebih isi briefing yang disampaikan langsung oleh Ibu Kepala Sekolah adalah dua orang yang sudah naik jabatan dan telah bekerja di dua instansi berbeda akan kembali ke sekolah kami dua hari lagi. Alasan pembatalan dijelaskan pada artikel ini.

15/04/2024

Keluarga

Kemarin malam, sepupu saya berkunjung bersama keluarga kecilnya. Kebetulan kami adalah pengajar di sekolahan dan topik yang kami obrolkan pun tidak jauh-jauh dari apa yang kami temui sehari-hari berkaitan dengan murid.

"Gimana Mbak rasanya ngajar anak SMP?" Tanya salah satu dari mereka kepada saya

 "Ya kalau kelas 7 wadulan*. Kalau kelas 9 beda lagi nakalnya." Jawab saya

"Anak SMP masih ada yang wadulan?" Tanya sepupu saya yang mengajar sebuah SD

13/04/2024

Cerita yang tidak meyakinkan

Dua hari yang lalu, saya melewati satu tempat yang biasa saya kunjungi saat saya kecil. Tentu saja beberapa memori akan kegiatan di sana juga otomatis terputar dalam kepala. Tempat di mana saya perlu bersepeda sekian menit dari rumah kakek saya, tempat saya berburu tanda tangan khatib tarawih dan kultum shubuh saat ramadan, tempat mengaji, dan tempat di mana kakek saya pernah menjadi 'orang penting' di sana. Tempat ini berada di Sepanjang, dan beberapa tahun ini berkembang pesat dengan adanya TK ABA. Tempat ini😁bernama Masjid Mujahiddin.

Foto Masjid diambil dari dalam mobil, ngeblur πŸ˜…

11/04/2024

2 Syawal 1445 H

Selama masa lebaran ini, Alhamdulillah tidak ada hal-hal menyakitkan yang terdengar. Entah kenapa beberapa hari ini terasa baik-baik saja. Mungkin pertanyaan-pertanyaan yang ada sudah terasa biasa. Bisa jadi karena 'penerimaan' mereka atas kondisi saya yang tidak segercep kerabat lain untuk memperoleh 'the only one' sudah dalam level maksimal. Bahkan bila ada yang bertanya, herannya... saya juga bisa menjawab dengan ringan tanpa merasa terlalu terbebani. Mungkin efek 'perjalanan istimewa', saya sudah pasrahkan masalah satu itu di sana. Loss, dan tidak mau dipaksa-paksa untuk dikenal-kenalkan. Sudah cukup banyak orangtua yang berharap anaknya bersama saya, tapi anaknya sendiri tidak mau karena rata-rata sudah punya 'someone else'. Sedangkan saya tidak berminat untuk bersaing, apalagi berpikir menjadi yang ke sekian. Jadi saya nunggu yang beneran mau dan setia sama saya saja. πŸ˜„

Lebaran kali ini rupanya saya banyak bertemu dengan kerabat yang saling berbagi kebahagiaan di 'perjalanan istimewa' mereka. Beragam kisah dan tantangan rupanya tidak menyurutkan para pencerita untuk kembali ke Baitullah. Bahkan kami berupaya agar seguyon-guyonnya kami ....kami harap bisa balik ke sana. Se-ngayal-ngayalnya kami, rasanya seru bisa berangkat bareng banyak sanak saudara. Wah, membayangkannya saja sudah menyenangkan. πŸ˜†

Terakhir, lebaran kali ini rasanya saya 'melunak'. Selama ini saya merasa saya makin tua, sayangnya saya tidak menyadari bahwa 'senior-senior' saya jauh lebih menua. Rambut memutih di sebagian besar area kepala, raut wajah yang terlihat lelah, serta ukuran badan yang meramping. Rasanya saya beneran merasa bersalah bila sampai ada konflik selama lebaran. Alhamdulillah, tiga hari berinteraksi dalam rangka lebaran.... Saya maupun anggota keluarga yang lain tidak menemui konflik dengan sanak kerabat yang belum tentu bertemu sehari-hari. 

09/04/2024

The last day in ramadan

Mendengar kumandamg takbir di masjid sekeliling rumah, hawa-hawanya besok lebaran Idul Fitri akan berlangsung serentak, tidak ada perbedaan hari. Yang artinya, malam ini perlu berangkat ke rumah nenek untuk berkumpul dan berkeliling ke rumah kerabat dari jalur nenek. Agak lain memang tradisi di sini. Silaturahimnya dimulai sejak malam takbiran. Tentu saat lebarannya berbarengan. Bila berbeda, lain cerita. Akan dipilih malam takbiran yg hari rayanya lebih lambat. Maklum di keluarga dari garis nenek (ayah) ini warganya berasal dari 2 ormas Islam yang berbeda. 

Selain menandai waktu mulai bersilaturahim ke sanak kerabat, itu artinya saya perlu mempersiapkan mental. Semacam saya perlu menyiapkan hati dan lisan agar tidak menyerang siapa saja yang kata-katanya tertangkap telinga saya dan membuat saya tidak nyaman. Tidak mudah, tapi akan saya usahakan. πŸ˜„

Selamat berlebaran. Semoga segala amal ibadah kita selama Ramadan diterima oleh Allah SWT. 🀲🏻

05/04/2024

Menjelang libur

Pagi ini, saya piket menyambut siswa/i di dekat gerbang utara sekolah bersama seorang guru lainnya. Waktu mendekati pukul 06.55 WIB, Ibu Kepala Sekolah memberi tanda dari kejauhan (beliau berdiri di gerbang selatan bersama staff waka kesiswaan) untuk segera menutup pagar. Tak pelak, gerbang pun saya geser dengan kecepatan konstan tanpa berhenti. Murid-murid yang masih di luar pagar pun segera bergegas berlari memasuki area sekolahan melewati gerbang yang semakin menutup. Hingga saat tinggal sedikit jarak gerbang dengan ujungnya, saya dikagetkan dengan sesosok siswa yang menyelipkan badannya tanpa suara dan berhasil melewati celah yang tidak seberapa lebar itu. Kaget? Jelas! Tidak ada teriakan atau sapaan, dia dengan santainya berhasil melewati pagar yang akan menutup. Bayangkan kalau pagar itu menghimpit badannya atau mengenai kepalanya. Gerakannya mirip iklan WRP, tapi beda. Tau iklan WRP kan?πŸ˜…

01/04/2024

Misterius

Barusan saya scrooll explore yang makin hari banyak reels postingan agamis. Mulai konten yang menayangkan dai-dai menyampaikan materi tertentu disertai komentar para netijen yang ramai berselisih paham (yang sebenarnya sangat memotivasi untuk buka buku-buku agama lagi, atau ngecek putusan tarjih tentang pasal tertentu karena ketidakhapalan saya mengenai bab yang dibahas). Ada konten baitullah yang menyenangkan karena teringat ada satu rekan guru pengajar sedang umroh sampai Idul Fitri bersama suaminya (wihi umroh πŸ˜πŸ˜†πŸ₯³). Trus ada juga konten muthawif dengan segala gayanya yang rata-rata lulusan timur tengah. Lalu makin banyaknya konten muslimah tapi bahasnya semacam cara-cara upgrade diri demi mendapat jodoh terbaik. Terakhir, ada satu konten yang dulu pernah muncul dan cukup "mengagetkan" karena berbentuk iklan. Kali ini bentuknya juga iklan, hanya saja beda redaksi dan tayangan. Iklan itu adalah iklan kain kafan.

Jelas saja iklan ini lumayan bikin merinding. Habis lihat mbak-mbak dan mas-mas berpenampilan agamis, semuanya seakan ngga menghibur lagi dengan adanya iklan kain kafan ini. Seakan apa yang tayang sebelum saya lihat kain ini beneran ngga ada apa-apanya.

Kalau tayangan mbak dan mas sebelumnya yang komentarnya masih banyak hal-hal yang mengandung, "Ya Allah kasih saya yang satu begini." Maka kolom komentar iklan itu ngga ada yang 'semanis' itu. Rata-rata beneran sudah ingat tentang kemana kain itu akan digunakan. Iklan kain kafan itu memang seakan bertanya pada pemirsa kurang lebih, "Sudah siapkah Anda mengenakan sesuatu sejenis saya?" Hiyaaa ... 

Melihat iklan itu, saya teringat ada yang pernah bertanya pada saya (saya lupa, saya mendapat pertanyaan ini darimana, entah dari kuis/orang lain/diri sendiri saat gabut mikir random) "Hal apa yang termasuk misterius dalam hidup ini?" Bisa dipastikan saya menjawab, salah satunya adalah ajal. 

Selamat merenung, dan semoga mendapat lailatul qadar bagi siapapun yang sedang berusaha.